Misteri Asal Seruan Pohon Cedar Di Bukit Hm Btn

0
46
Mungkin sobat sekalian sudah mengetahui bahwa bila kita mencoba menebang pohon cedar di atas bukit dengan kapak yang sudah di-upgrade, pohon tersebut akan memohon untuk tidak dipotong. Jika kau menentukan untuk tidak memotongnya, kau akan mendapat Power Berry.

Semua pemain Harvest Moon: Back to Nature sudah mengetahui hal tersebut, namun satu hal yang banyak dari mereka tidak ketahui ialah Asal Usul dari Pohon Cedar di HM BTN tersebut.

Kali ini akan bercerita perihal Misteri Asal Usul Pohon Cedar di atas Bukit HM BTN. Bagaimana pohon tersebut dapat berbicara? Bagaimana pohon tersebut dapat mempunyai Power Berry ?.

 Mungkin sobat sekalian sudah mengetahui bahwa bila kita mencoba menebang pohon cedar di a Misteri Asal Usul Pohon Cedar di Bukit HM BTN

Cerita ini berawal ketika 15 tahun yang lalu, dikala Mineral Town masih berupa hutan-hutan dan bukit dengan hanya ±5 rumah yang terletak di sini.

Pada dikala itu, ada seorang anak kecil yang hidup sebatang kara. Anak tersebut mempunyai sifat yang baik hati, namun tidak ada yang mau berteman dengannya alasannya anak kecil tersebut sangat miskin.

Dia tinggal dibelakang Katedral/Gereja (mungkin ketika Rick & Karen pergi ke belakang gereja mereka mengunjungi rumah anak ini). Karena rumahnya sangat kecil dan tidak mempunyai daerah bermain ia selalu bermain di atas bukit.

Pada suatu hari, anak tersebut bosan bermain di bukit, kemudian ia bermain di daerah pemandian air panas dikala pagi hari. Anak tersebut tidak tahu bahwa di erat sana ada jeram yang merupakan rumah Harvest Goddess.

Ketika di sana, Harvest Goddess selalu memperhatikan anak tersebut, alhasil Harvest Goddess merasa kasihan dengan anak tersebut alasannya tidak mempunyai teman, kemudian HG (Harvest Goddess) menyamar menjadi nenek-nenek tua.

HG mendatangi anak tersebut dan meminta makanan, anak tersebut resah alasannya ia tidak mempunyai apa-apa. Akhirnya Dia mengambilkan buah-buahan di bukit demi sang nenek (HG). Setelah itu, sang nenek berterima kasih kepada anak tersebut dan memberinya bibit pohon yang akan bermanfaat untuk anak tersebut, kata sang nenek. Lalu nenek tersebut pergi dan menghilang.

Pada sore harinya, anak tersebut resah akan menanam bibit tersebut di mana alasannya rumahnya sempit dan tidak mempunyai halaman, alhasil ia tetapkan untuk menanam pohon tersebut di bukit.

Bibit tersebut membutuhkan waktu ± 3 tahun untuk tumbuh besar, selama itu pula anak tersebut selalu merawatnya. Sering kali ia bermain di sekitar pohon tersebut, ia juga menciptakan ayunan yang digantung di pohon sehabis tumbuh besar.

Setelah beranjak dewasa, anak tersebut ingin mempunyai rumah yang lebih baik. Dia berbicara sendiri dengan sang pohon layaknya orang abnormal dan di sanalah ia sadar bahwa pohon tersebut berbicara “potonglah aku, buatlah rumah dengan kayu dariku”.

Anak tersebut kaget dan memeluk pohon itu. Antara percaya atau tidak, ia mengambil kapak dari rumahnya, kemudian dengan menangis ia menebang pohon tersebut. Dia hanya menyisahkan batang bab bawah dan akar pohon tersebut.

Dari pohon tersebut, ia mendapat berbagai kayu daripada pohon biasa. Dan alhasil anak tersebut dapat mempunyai rumah yang lebih baik dan sisa kayu tersebut ia jual untuk membuka perjuangan sampai ia sukses.

Namun tanpa ia sadari, pohon cedar yang ia tebas itu tumbuh lagi sedikit demi sedikit. Setelah 1 tahun, pohon tersebut sudah tumbuh besar ibarat semula. Hari demi hari pohon tersebut menunggu anak tersebut untuk kembali, namun ia tak kunjung menemui pohon cedar itu.

Hingga kini, pohon tersebut selalu menunggu anak kecil yang sudah menanamnya, makanya ketika kita mencoba untuk menebangnya, pohon tersebut meminta semoga tidak dipotong.

Sebagai imbalan, kau akan diberi Power Berry yang selama ini ia simpan di dalam Batang bab bawah pohonnya. Sebenarnya Power Berry itu akan diberikan kepada anak kecil yang telah menanam dan merawatnya ketika mereka berjumpa kembali.

Pesan moral yang dapat kita ambil dari dongeng ini ialah sesukses apapun kita, kita dihentikan lupa darimana kita berasal dan siapa yang sudah mendukung kita.

Baca Juga: Misteri Zann, Ponta, Popuri, dan Zack

Peringatan!! Artikel ini termasuk ke dalam Label CERITA FIKSI HARVEST MOON yang berarti kebenarannya tidak terbukti dan merupakan karangan Admin belaka. Tunggu Cerita Fiksi Harvest Moon yang sangat menarik lainnya hanya di .