Macam – Macam Model Pembelajaran Kooperatif

0
10
Jenis Model Pembelajaran Kooperatif — Model kooperatif merupakan salah satu dari metode pembelajaran yang mempunyai bidang kajian menarik baik dari aspek teori, riset maupun dalam praktek kependidikan. Metode pembelajaran kooperatif ada dikala siswa berhubungan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Setiap siswa sanggup mencapai tujuan pembelajarannya kalau teman-teman lainnya dalam satu tim juga sanggup mencapai tujuan mereka.

Pada tiga dekade remaja ini metode pembelajaran kooperatif telah dipakai dalam mekanisme pembelajaran mulai di taman kanak-kanak hingga di perpendidikan tinggi untuk semua bidang studi, di semua aspek pembelajaran, di dalam semua situasi pembelajaran baik tradisional maupun non tradisional, di dalam aktivitas pendidikan pasca sekolah maupun luar sekolah. Sebagaimana dikemukakan Johnson et al. (2000: 5): In the past three decades, modern cooperative learning has become a widely used instructional procedure in preschool through graduate school levels, in all subject areas, in all aspects of instruction and learning, in nontraditional as well as traditional learning situations, and even in after-school and non-school educational programs.

Terdapat beberapa metode kooperatif yang telah diteliti dan dikembangkan secara khusus oleh beberapa peneliti melalui banyak sekali riset efektivitas penggunaan metode kooperatif. Daftar para peneliti atau pengembang metode kooperatif, waktu, dan nama metode kooperatif yang dipakai sanggup dibaca pada Tabel

Tabel : Daftar peneliti atau pengembang metode kooperatif, waktu, dan nama metode

Peneliti-Pengembang
(Researcher-Developer)
Waktu
(Date)
Nama Metode Kooperatif
(Method)
Johnson & Johnson
Mid 1960s
Learning Together & Alone
DeVries & Edwards
Early 1970s
Teams-Games-Tournaments (TGT)
Sharan & Sharan
Mid 1970s
Group Investigation
Johnson & Johnson
Mid 1970s
Constructive Controversy
Aronson & Associates
Late 1970s
Jigsaw Procedure
Slavin & Associates
Late 1970s
Student Teams Achievement Divisions (STAD)
Cohen
Early 1980s
Complex Instruction
Slavin & Associates
Early 1980s
Team Accelerated Instruction (TAI)
Kagan
Mid 1980s
Cooperative Learning Structures
Stevens, Slavin, & Associates
Late 1980s
Cooperative Integrated Reading & Composition (CIRC)
Berdasarkan tabel di atas sanggup dijelaskan bahwa metode kooperatif cukup banyak ragamnya. Setiap jenis mencerminkan objek kajian atau mekanisme masing-masing. Metode kooperatif Learning Together & Alone dikembangkan oleh Johnson & Johnson pada pertengahan tahun 1960. Teams-Games-Tournaments (TGT) dikembangkan oleh DeVries & Edwards pada awal tahun 1970, Group Investigation dikembangkan oleh Sharan & Sharan pada pertengahan 1970, Constructive Controversy dikembangkan oleh Johnson & Johnson pada pertengahan tahun 1970, Jigsaw Procedure dikembangkan oleh Aronson & Associates pada simpulan tahun 1870, Student Teams Achievement Divisions (STAD) dikembangkan oleh Slavin & Associates pada simpulan tahun 1970, Complex Instruction dikembangkan oleh Cohen pada awal tahun 1980, Team Accelerated Instruction (TAI) dikembangkan oleh Slavin & Associates pada awal tahun 1980, Cooperative Learning Structures dikembangkan oleh Kagan, dan Cooperative Integrated Reading & Composition (CIRC) dikembangkan oleh Stevens, Slavin, & Associates.