Kumpulan Dongeng Inspirasi, Motivasi Dan Renungan

0
18
Kumpulan  Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan – Inspirasi sanggup menciptakan seseorang terus berkarya dalam menjalani hidup, Motivasi sanggup mendorong seseorang selalu bersemangat dalam mengejar impian, dan Renungan menjadi materi seseorang untuk berpikir lagi akan kehidupannya selama ini, itulah mengapa ada banya sekali orang-orang yang sering mencari artikel dongeng inspirasi, Motivasi dan Renungan.

 Inspirasi sanggup menciptakan seseorang terus berkarya dalam menjalani  hidup Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan
Kumpulan  Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan
Berikut Blogger Jemo Lintank mengumpulkan dongeng inspirasi, motivasi dan renungan yang sanggup anda baca:
Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan Yang pertama
“Tolong … Tolong” Aku berteriak lari ketakutan. Segerombolan pria itu terus mengejarku, membawa pedang yang sangat panjang. Mereka ingin menjadikanku tumbal.
Di suku kami 10 tahun sekali selalu diadakan tumbal untuk roh penunggu daerah kami, supaya roh di daerah kami itu tidak marah, supaya roh ditempat kami itu selalu memberi kami rejeki. Itu kepercayaan dari suku-suku kami.
Awalnya saya tidak tahu apa-apa, dari kecil saya memang sudah diistimewakan. Namaku cross, kata orang-orang suku itu nama suku yang paling keren, nama perjaka yang paling istimewa. Sekarang saya berumur 18 tahun.
Seperti yang saya bilang barusan, saya ini istimewa, entah saya juga tidak tahu apa keistimewaanku, keluargaku dan orang-orang suku selalu senang apabila ada aku, mencintaiku dan memanjakanku. Tapi saya tidak tahu bahwa dibalik itu, kematian sudah menantiku.
Sekeras apapun saya berlari, secepat apapun langkahku, tidak akan bisa mengalahkan rombongan itu yang berlari jauh lebih cepat dari aku. Baca Selengkapnya disini 

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan Yang kedua

Sebut saja nama perjaka yang pertama yaitu Johan (Mohon maaf apabila ada pembaca blog ini yang berjulukan Johan). Johan ini orangnya pemalas, menciptakan ia selalu mendapat ranking terakhir. Ia beralasan sebab tidak punya buku yang harus dipelajari. Tapi memang, keluarga Johan ini miskin sekali, itulah yang menjadi penyebab Johan malas, ia tidak mau mencatat apa yang guru jelaskan di sekolah, apalagi berguru di rumahnya. Alasan ia tidak mau berguru di rumah, sebab rumahnya sumpek, panas. Baca Selengkapnya disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan Yang ketiga

Kau Tahu, kita semua yaitu Guru.
Bagi yang sudah menikah, kalian yaitu Guru bagi bawah umur kalian, yang membimbingnya, yang mengajarinya, yang menanamkan ilmu pertamanya. Jadilah guru terbaik untuk mereka. Baca Selengkapnya disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan Yang keempat

Kita mungkin mempunyai kekayaan, kendaraan beroda empat mewah, motor bagus, HP canggih, dan barang-barang glamor lainnya.  Wow Kita senang sekali karenanya. Tapi Aduhai, meskipun kita mempunyai semua itu. Apa yang harus disombongkan? Karena kita semua tahu itu semua hanya titipan dari Allah. Baca Selengkapnya disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan Yang kelima

Dewasa ini kita sudah hidup di masa modern, dimana sudah berbagai orang-orang yang hidup sebelum kita. Setiap dari orang lain selalu punya pelajaran untuk kita dapatkan, jikalau kita akil dan mau membuka hati, kita bisa menjadi pandai dan bijak sebab berguru dari setiap orang. Cara pandai mendapat pelajaran dari orang lain yaitu dengan berguru dari pengalaman pahit mereka, jadi kita tidak perlu mencicipi pengalaman pahit yang sama untuk mendapat pengetahuan. Selengkapnya silahkan baca disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan Yang keenam

Menjadi perencana keuangan bukanlah harapan Wina. Ia memang suka pada dunia keuangan tapi lebih suka menjadi bankir. Benar saja selepas lulus kuliah dari jurusan Finance & Marketing Curtin University of Technology, Perth Australia, ia eksklusif mendapat pekerjaan di Hongkong ang Shanghai Bank Corporation (HSBC) Bandung pada Januari 1999. Posisinya yaitu Customer Service, “Saya menikmati pekerjaan ini sebab bisa berguru banyak ihwal cara meng-handle klien.” Katanya. Baca selengkapnya disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan Yang ketujuh  

Perempuan : “Apakah kamu mengasihi saya lebih dari keluargamu?”

Lelaki : “Tidak..!”

Perempuan : “Kenapa? Sampai hati kamu buat saya menyerupai ini.”

Lelaki : “Saya punya alasan tersendiri.” Baca Selengkapnya disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan Yang kedelapan

Di Tiongkok pada zaman dahulu kala, hidup seorang panglima perang yang populer sebab mempunyai keahlian memanah yang tiada tandingannya. Suatu hari, sang panglima ingin menunjukkan keahliannya memanah kepada rakyat. Lalu diperintahkan kepada prajurit bawahannya semoga menyiapkan papan sasaran serta 100 buah anak panah.
Setelah semuanya siap, kemudian Sang Panglima memasuki lapangan dengan penuh percaya diri, lengkap dengan perangkat memanah di tangannya. Baca Selengkapnya disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan Yang kesembilan

Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan “Disini Jual Ikan Segar”

Tidak usang kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan ihwal tulisannya. “Mengapa kamu tuliskan kata :DISINI ? Bukankah semua orang sudah tau kalau kamu berjualan DISINI , bukan DISANA?”

Baca selengkapnya disini
Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan yang kesepuluh

Alkisah, ada seorang perjaka yang hidup sebatang kara. Pendidikan rendah, hidup dari bekerja sebagai buruh tani milik tuan tanah yang kaya raya. Walapun hidupnya sederhana tetapi bersama-sama beliau bisa melewati kesehariannya dengan baik Baca Selengkapnya disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan yang kesebelas

Mang Udin, begitulah beliau dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak mengatakan jasanya. Sampai tengah hari, gres satu orang yang memakai jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.
Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap sanggup order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak beliau hiraukan.
– See more at: #sthash.P7MX3lcN.dpuf

Mang Udin, begitulah beliau dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak mengatakan jasanya. Sampai tengah hari, gres satu orang yang memakai jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.
Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap sanggup order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak beliau hiraukan.  Baca Selengkapnya disini

Alkisah, ada seorang perjaka yang hidup sebatang kara. Pendidikan rendah, hidup dari bekerja sebagai buruh tani milik tuan tanah yang kaya raya. Walapun hidupnya sederhana tetapi bersama-sama beliau bisa melewati kesehariannya dengan baik. – See more at: #sthash.Es7AC4uQ.dpuf

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan yang kedua belas

Pada suatu hari, seorang perjaka yang berjulukan Faizal terlibat dalam kecelakaan. Dia ditabrak oleh sebuah taksi di sebuah jalan raya.
Akibat dari kecelakaan itu beliau cedera parah. Kepalanya luka, tangannya patah dan perutnya terburai. Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter menemukan adanya terlalu parah dan berharap beliau tidak ada harapan lagi untuk hidup. Ibunya, Jamilah segera dihubungi dan diberitahu ihwal kecelakaan yang menimpa anaknya. – See more at: #sthash.U5uOUjFT.dpuf

 Pada suatu hari, seorang perjaka yang berjulukan Faizal terlibat dalam kecelakaan. Dia ditabrak oleh sebuah taksi di sebuah jalan raya.
Akibat dari kecelakaan itu beliau cedera parah. Kepalanya luka, tangannya patah dan perutnya terburai. Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter menemukan adanya terlalu parah dan berharap beliau tidak ada harapan lagi untuk hidup. Ibunya, Jamilah segera dihubungi dan diberitahu ihwal kecelakaan yang menimpa anaknya. Baca selengkapnya disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan yang ketiga belas

Dikisahkan, biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu niscaya sibuk di dapur memasak dan menghidangkan makanan kesukaannya. Tepat ketika yang ditunggu, betapa kecewa hati si Putri, meja makan kosong, tidak tampak sedikit pun bayangan makanan kesukaannya tersedia di sana. Putri kesal, marah, dan jengkel.
“Huh, ibu sudah tidak sayang lagi padaku. Sudah tidak ingat hari ulang tahun anaknya sendiri, sungguh keterlaluan,” gerutunya dalam hati. “Ini semua niscaya gara-gara adinda sakit semalam sehingga ibu lupa pada ulang tahun dan makanan kesukaanku. Dasar anak manja!”
Ditunggu hingga siang, sepertinya orang serumah tidak peduli lagi kepadanya. Tidak ada yang memberi selamat, ciuman, atau mungkin memberi kado untuknya. Baca selengkapnya disini

Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan yang keempat belas

 Dalam sebuah perjalanan seorang ayah dengan puteranya, sebatang pohon kayu nan tinggi ternyata menjadi hal yang menarik untuk mereka simak. Keduanya pun berhenti di bawah rindangnya pohon tersebut.

“Anakku,” ucap sang ayah tiba-tiba. Anak usia belasan tahun ini pun menatap lekat ayahnya. Dengan sapaan menyerupai itu, sang anak paham kalau ayahnya akan mengucapkan sesuatu yang serius. Baca selengkapnya disini



Tag : Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan, Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan, Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan, Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan, Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan, Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan, Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan, Kumpulan Cerita Inspirasi, Motivasi dan Renungan,

Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan “Disini Jual Ikan Segar”

Tidak usang kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan ihwal tulisannya. “Mengapa kamu tuliskan kata :DISINI ? Bukankah semua orang sudah tau kalau kamu berjualan DISINI , bukan DISANA?” – See more at: #sthash.GYkhsJJs.dpuf

Perempuan : “Apakah kamu mengasihi saya lebih dari keluargamu?”

Lelaki : “Tidak..!”

Perempuan : “Kenapa? Sampai hati kamu buat saya menyerupai ini.”

Lelaki : “Saya punya alasan tersendiri.” – See more at: #sthash.Ku7QG5nt.dpuf