Kedudukan Dan Tugas Guru Sebagai Inovator

0
11


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Pendidikan merupakan pokok utama dalam membentuk langsung manusia. Pendidikan yang baik yaitu pendidikan yang bisa membuat para akseptor didik selalu tertarik dan ingin berguru tanpa adanya paksaan. Pendidikan yang monoton hanya akan membuat siswa-siswi merasa bosan dan enggan untuk belajar. Tidak heran kalau dikelas banyak siswa yang seolah mendengarkan dan memperhatikan tapi pikirannya tidak focus terhadap materi yang disampaikan oleh guru.  Untuk alasannya yaitu itu, sebagai seorang guru sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawabnya membuat penemuan pendidikan yang bisa membuat siswa-siswi merasa senang, nyaman, dan gampang dalam mencerna dan memahami setiap materi yang disampaiakan.
 
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Inovasi Pendidikan
Menurut kamus besar pendidikan bahasa Indonesia penemuan yaitu penemuan gres yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya.
Sedangkan berdasarkan Ibrahim (1998) dalam area baca.com penemuan pendidikan yaitu penemuan yang berfungsi untuk memecahkan dilema dalam bidang pendidikan. Artinya penemuan pendidikan yaitu segala sesuatu yang gres ditemukan baik itu metode, wangsit atau hal-hal lain yang bisa membantu memecahkan dilema pendidikan.
B.     Guru dalam membuat penemuan pendidikan
Secara umum banyak segali kiprah seorang guru yang harus dilakukan dalam melaksanakan tugasnya disekolah. Namun peranan yang paling pokok menjadi seorang guru berdasarkan Zanti arbi dalam WordPress.com yaitu mendidik, mengajar dan melatih.
Mendidik artinya yaitu menawarkan kepada anak biar potensi yang dimiliki anak sanggup berkembang seoptimal mungkin. Karena kiprah guru selain menyampaiakn ilmu pengetahuan, juga membantu anak dalam membentuk perkembangan seluruh aspek kepribadian biar menjadi insan yang tumbuh secara dewasa.
Mengajar berarti menawarkan pengajaran dalam bentuk penyampaian pengetahuan (kognitif), perilaku (afektif), dan keterampilan (psikomoto) pada diri anak biar sanggup menguasai dan membuatkan ilmu dan teknologi. Guru sebagai pengajar lebih menekankan pada proses merencanakan, melaksanakan dan menilai hasilnya.
Melatih yaitu lebih ditekankan pada tujuan untuk membuatkan keterampilan dan kemampuan anak atau akseptor didik.
Supaya kiprah seorang guru ibarat mendidik, mengajar dan melatih bisa diterapkan dan dilaksanakan dengan optimal, sebagai seorang guru harus bersikap terbuka dan peka dengan perubahan (inovasi). Ada beberapa tahapan yang dilakukan guru dalam penemuan pendidikan.
1.      Invention (penemuan) yaitu menemukan atau membuat hal-hal gres yang bisa menunjang pendidikan untuk lebih baik. Dalam hal ini seorang guru harus mencari masalah-masalah apa yang menjadi hambatan siswa-siwi dalam memahami materi yang disampaiakan. Setelah itu seorang guru harus merumuskan dilema yang sudah ditemukan dan menganalisisnya lebih tajam.
2.      Development (pengembangan) yaitu sarana alternative dalam memecahkan masalah, seprti melaksanakan percobaan dan penelitian terhadap metode-metode pengajaran. Apakah metode yang dipakai itu bisa membantu siswa lebih gampang dalam memahami atau tidak?.
3.      Diffusion (penyebaran) yaitu meliputi penyebaran ide-ide kalau pembaharuan atau penemuan yang ditemukan telah terbukti menawarkan efek kasatmata dalam kemajuan pendidikan.
Dalam penemuan pendidikan seorang guru dituntut biar selalu mencoba, mengubah, membuatkan dan meningkatkan gaya mengajarnya supaya melahirkan model pengajaran yang sesuai dan pas dengan akseptor didik.
 

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
1.      Inovasi pendidikan yaitu segala sesuatu atau hal-hal yang gres ditemukan.
2.      Ada tiga tahapan-tahapan yang dilakukan guru dalam penemuan pendidikan. Yaitu:
-Invention (penemuan)
-Development (pengembangan)
-Diffusion (penyebaran) 
Judul : Kedudukan dan Peran Guru Sebagai Inovator
Penulis : Daimmatul Nikmah