Fungsi Komunikasi Dalam Pembelajaran

0
13
Fungsi Komunikasi dalam Pembelajaran — Fungsi komunikasi ialah sebagai sarana pengendalian, motivasi, pengungkap emosi, informasi, materi diskusi, sosialisasi, hiburan, integrasi, pendidikan, dan kebudayaan. Fungsi – fungsi tersebut diuraikan sebagai berikut:
1.    Pengendalian.
Komunikasi berfungsi sebagai pengendalian dalam pembelajaran, artinya bahwa komunikasi berfungsi untuk mengendalikan sikap penerima didik dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran sanggup dicapai dengan efektif. 
2.    Motivasi.
Komunikasi berfungsi sebagai motivasi. Komunikasi sanggup memperkuat motivasi penerima didik dalam pembelajaran dengan cara menjelaskan kepada penerima didik mengenai apa yang harus dipelajari, bagaimana cara mempelajarinya, dan apa tujuan yang ingin dicapai dari apa yang dipelajari tersebut. Dengan komunikasi yang baik dan efektif, guru berperan strategis untuk menyebarkan motivasi penerima didik dalam proses pembelajaran yang dilaluinya.
3.    Pengungkap Emosi.
Komunikasi merupakan sarana untuk pengungkapan emosi dalam proses pembelajaran. Seperti kita pahami bahwa proses pembelajaran di sekolah merupakan proses yang di dalamnya terjadi interaksi antar banyak sekali abjad penerima didik, dimana dalam interaksi tersebut terjadi proses pengungkapan emosi. Oleh alasannya ialah itu, komunikasi merupakan pelepasan ungkapan emosi perasaan dan pemenuhan kebutuhan sosial bagi penerima didik. 
4.    Informasi.
Komunikasi berfungsi sebagai sarana penyedia informasi. Komunikasi sanggup menawarkan info yang diharapkan guru dan penerima didik dalam proses pembelajaran, sehingga proses pembelajaran sanggup berlangsung secara optimal. Selain itu, guru menawarkan info kepada penerima didik melalui penyampaian materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan penerima didik.
5.    Bahan Diskusi.
Komunikasi berfungsi sebagai materi diskusi, yakni menyediakan info yang akan dipakai oleh guru dan penerima didik dalam proses pembelajaran. 
6.    Sosialisasi.
Komunikasi berfungsi sebagai media sosialisasi, yakni sebagai sarana sosialisasi antara guru dan penerima didik. Dalam hal ini, komunikasi menyediakan dan mengajarkan perihal pengetahuan, bagaimana bersikap sesuai dengan nilai-nilai yang ada di lingkungan sosial, serta bertindak sebagai warga sekolah yang baik.

7.    Hiburan.

Komunikasi berfungsi sebagai hiburan. Bahwa komunikasi merupakan media hiburan yang gampang dan murah. Melalui komunikasi sebagai hiburan, maka setiap guru dan penerima didik akan terlibat dalam proses pembelajaran yang menyenangkan. 
8.    Integrasi.
Komunikasi berfungsi sebagai alat integrasi. Melalui komunikasi, terjadi integrasi di antara ragam perbedaan yang dimiliki oleh penerima didik. Dalam hal ini, komunikasi juga berfungsi sebagai perekat diantara perbedaan yang ada. 
9.    Pendidikan.
Komunikasi berfungsi untuk pendidikan. Bahwa komunikasi mendidik dan menawarkan pengetahuan yang cukup kepada guru untuk mentransfer pengetahuan dan segala kompetensi yang bekerjasama dengannya, sebagai bab dari proses pendidikan bagi penerima didik. 
10.    Kebudayaan.
Komunikasi berfungsi untuk memajukan kebudayaan. Melalui pendidikan dan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru dan penerima didik, maka bergotong-royong kebudayaan sedang dibangun.

Judul Buku : Manajemen Kelas
Penulis : Euis Karwati, S.Kom, M.Pd dan Donni Juni Priansa, S.Pd, SE, SS, MM
Halaman : 96 – 98