First Impression Darling In The Franxx : Mencari Pasangan Untuk Menyelamatkan Dunia

0
156
Sebenarnya saya tidak begitu suka dengan anime genre Mecha, alasan pribadi saya alasannya kebanyakan anime bergenre ini tidak begitu realistis dan tidak masuk akal. Namun saya memberanikan diri untuk menonton anime berjudul Darling in The FranXX. Dari judulnya sendiri saya sempat berfikir kalau anime ini akan menjadi genre ecchi dan tidak begitu bagus, namun saya ternyata salah besar. Setelah tayang sebanyak 3 episode, anime ini pribadi meroket ke jajaran anime dengann peminat yang banyak bahkan beberapa orang menganggap anime ini sangat bagus. Hingga saya begitu ingin tau kenapa sih anime ini bagus, dan sehabis saya menontonnya di episode pertama anime ini terkesan biasa saja bahkan sedikit membosankan kecuali dengan adanya heroine berambut pink dengan tanduk misterius yang menciptakan saya ingin tau dengan asal usulnya. Di pertengahan episode pertamanya, saya sempat tetapkan berhenti alasannya bisanya anime bergenre mecha tidak terlalu manis dan kebanyakan obrolan tidak penting.
Meski latar belakangnya yang sudah mainstream, di mana dunia tersebut hampir berakhir dan tentu saja tujuan selesai anime ini yakni menyelamatkan dunia tersebut. Ternyata para tokoh di anime ini ternyata belum pernah melihat lautan luas bahkan langit berwarna biru saja mereka tidak pernah melihatnya. Tokoh utama anime ini yakni seorang pintar balig cukup akal laki-laki yang merupakan calon pilot. Namun entah apa alasanya tokoh dengan instruksi nama 016 atau berjulukan Hiro ini tidak dapat menjadi pilot dari sebuah robot dalam khasus ini robot tersebut dinamai Franxx.
Pertama kali, saya sedikit kebigungan dengan nama-nama tokoh dalam anime ini alasannya memang mereka tidak mempunyai nama dan sebagai gantinya mereka diberi instruksi nama dengan tiga digit angka. Alhasil saya sempat berfikir untuk mengabaikan nama-nama dalam anime ini dan mulai fokus kepada sang main charater dan tentu sang heroine bertanduk saja. Setelah mendekati selesai episode, saya sempat kagum dengan adegan action-nya meski tidak sebagus anime bergenre action lainnya tetapi A-1 Picture dan Trigger selaku studio produksi anime ini cukup sukses menampilkan adegan-adegan Sci-Fi nya dan menciptakan saya ingin tau apa yang akan terjadi nantinya di episode berikutnya. Dan hasilnya saya pun tetapkan mengikuti anime ini.
Setelah episode 3 yang tayang beberapa hari yang kemudian pada dikala ulasan ini diterbitkan. Anime ini ternyata memang dapat dikatakan manis dan memang pantas ditempatkan ke jajaran anime terbaik ekspresi dominan ini. Namun masalahnya yakni apakah anime ini akan tetap memegang prisip genre mecha-nya atau tidak, tampaknya saya kurang begitu yakin. Pengembangan kisah anime ini terbilang sangat manis dan tidak begitu melenceng dengan alurnya sendiri, bahkan di episode-episode selanjutnya penokohannya begitu manis dan menciptakan saya mengenal lebih dalam satu per satu tokohnya meski awalnya nama mereka hanyalah tiga digit angka. Namun jikalau kalian perhatikan, 3 digit angka tersebut dapat menciptakan nama lain misalnya yakni sang tokoh utama dengan instruksi 016 yang jikalau dalam bahasa Jepang 1 yakni Hitotsu dan 6 adalag Roku sehingga jikalau disingkat namanya yakni Hiro, begitu pula dengan Ichigo (015), Miku (039) dan begitu seterusnya. Namun entah bagaimana saya tidak begitu paham kenama 666 dapat dipanggil Zorome?
Anime ini tidak luput dari fanservice, sehingga kalian dapat menonton anime ini dengan santai dan tidak perlu serius. Bahkan saya selalu ingat bagaimana cara mereka mengendalikan Franxx dengan cara yang tidak mengecewakan unik, dimana harus dikendarai oleh sepasang laki-laki dan perempuan. Uniknya lagi si wanita ini harus berada di depan sang laki-laki dan si laki-laki dapat memegang kemudi dari belakang dan ya kalian tahu sendirilah gaya ini menyerupai apa bahkan tampak terperinci ketika Miku mengeluarkan bunyi yang aneh. Namun entah bagaimana sistem kerjanya sehingga dapat menggerakkan robot tersebut kalian dapat hiraukan saja dan ininya alasan saya membenci anime genre mecha.
Meski asal usulnya tidak begitu dijelaskan secara rinci, menyerupai musuh yang mereka lawan. Namun yang menciptakan saya terus mengikuti anime ini alasannya ingin melihat sekali lagi agresi Hiro dan sang heroine bertanduk yang mempunyai instruksi 002 atau sering dijuduki Zero Two ini, serta ingin mengetahui kecocokan mereka berdua mengendalikan Franxx. Namun, hingga di episode 3 saya tidak dapat melihat agresi ahli mereka mengendalikan Franxx dan hasilnya anime ini menciptakan saya terus penasaran. Anime ini sangat direkomendasikan kepada kalian yang merupakan penggemar genre mecha dan kalian yang menginginkan kisah unik, kalian juga tidak perlu takut terkena spoiler alasannya anime ini yakni anime original. Selain itu anime ini akan tayang dengan jumlah 24 episode sehingga kalian dapat dengan santai mengikuti alur ceritanya dan tampaknya anime ini tidak akan berakhir dengan kisah yang gantung.