Biologi Sebagai Ilmu

0
10
Biologi sebagai Ilmu Diantara makhluk hidup insan mempunyai derajat lebih tinggi. Ia mempunyai sifat “ ingin tahu “ yang berasal dari nalar budinya. Kemampuan itu tidak dimiliki oleh makhluk hidup lain ( ibarat binatang dan tumbuhan ). Sifat keingintahuan insan yakni ingin tahu lebih banyak akan segala sesuatu yang ada dI lingkungan sekitarnya. Sifat ini mendorong insan untuk melaksanakan penelitian. Dengan penelitian tersebut, insan sanggup menjawab ketiddak tahuan serta bisa memecahkan permasalahan yang dihadapinya.
Diantara makhluk hidup insan mempunyai derajat lebih tinggi Biologi Sebagai Ilmu
Biologi Sebagai Ilmu

Seiring dengan perkembangan zaman, sifat keingintahuan insan semakin berkembang. Hal itu dilakukan dengan cara mempelajari, mengadakan pengamatan dan penyelidikan untuk menambah pengetahuan danketerampilannya wacana makhluk hidup ibarat manusia, binatang dan tumbuhan serta alam sekitanya. Ilmu pengetahuan yang mempelajari wacana makhluk hidup disebut juga biologi atau ilmu hayat.

Mengapa kita perlu mempelajari ilmu biologi ? apa saja manfaat atau kegunaan kita mempelajari ilmu tersebut ? Yuk kita cari tahu :

ILMU BIOLOGI

Semua makhluk hidup ibarat tumbuhan, binatang dan insan yakni ciptaan tuhan Yang maha esa. Di antara ciptaan-Nya, insan merupakan makhluk hidup yang paling tepat alasannya yakni diberi nalar budi. Dengan nalar budi, insan senantiasa mempunyai sifat ingin tahu sehingga terciptalah banyak sekali macam ilmu pengetahuan. Dengan ilmu pengetahuan, manusa bisa mengubah kehidupan dari zaman prasejarah primitive yang dikenal dengan zaman kerikil hingga kini ini menjadi zaman modern.

Di abad globalisasi ibarat kini ini, ilmu pengetahuan berkembang sangat cepat yang tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Contohnya, bila terjadi suatu insiden di suatu wilayah, contohnya insiden perang antara irak-amerika serikat ; terjadinya peristiwa gelombang pasang tsunami di kawasan istimewa aceh, maka hanya dalam hitangan menit, bahkan detik insiden tersebut sanggup segera diketahui pihak di wilayah lain, walaupun jarak yang cukup jauh. Begitu juga dengan ilmu biologi yang pengetahuan substansi kehidupan hingga pada tingkat molekuler. Contoh manfaat ilmu biologi pada tingkat molekuler, yaitu insiden terjadinya bom bali, Maka satu-satunya cara mengetahui identitas pelaku peledakan yaitu hanya dengan memakai tes DNA yang tedapat pada tingkat molekuler.

       Pengertian ilmu Jika insan merasa lapar, upaya apakah yang akan dilakukan ? Dorongan rasa lapar mengakibatkan insan berupaya mencari makanan. Yaitu dengan mencoba-coba memakan tumbuhan atau binatang yang ada disekitarnya. Usaha tersebut terkadang salah dan terkadang benar. Namun, alhasil dari pengalaman tersebut insan sudah bisa membedakan antara tumbuhan dan binatang yang bisa dimakan maupun yang tidak bisa dimakan.
Sumber materi kuliner insan antara lain berasal dari hewan, misalnta daging sapi, ayam, dll. Semula insan memakannya dengan olahan yang sederhana. Selanjutnya, sejalan dengan perkembangan pemikiran, insan mulai mencari cara menjadikan makanannya lebih berkualitas, contohnya daging untuk materi kuliner diolah semoga menjadi lebih baik kualitasnya, ibarat semoga lebih lunank, higienis, serta bebas dari kuman penyakit. Bagaimana syarat-syarat itu bisa terpenuhi ? Akhirnya insan menemukan gagas, yaitu dengan cara menggoreng,merebus, mengkremasi atau dengan proses yang lain. Peristiwa tersebut merupakan pola dari awal mula ditemukan ilmu, yaitu dengan cara berpikir sederhana dan dilakukan dengan cara mencoba-coba, hingga kelanjutanya mendapat pengalaman yang menjadi dasar sebuah pengetahuan.

Seiring dengan perkembangan zaman, pola pikir manusi semakin berkembang pula. Manusia mulai memikirkan wacana alam sekitar menurut rasa keingintahuannya, dengan mengadakan pengamatan dan penyelidikan sehingga ilmu pengetahuan semakin berkembang dengan pesat. Hal ini saling terkait dengan kehidupan masyarakat yang sejalan dengan perkembangan teknologi. Contohnya, inovasi varietas bibit unggul, kawin suntik pada sapo, kelapa hibrida, padi hasil mutasi buatan dari batan, yaitu padi jenis atomita yang berkhasiat untuk meningkatkan produksi pangan bagi manusia. Akan tetapi, di sisi lain dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan sanggup menjadikan dampak negatif, ibarat timbulnya pencemaran lingkungan.

Anda tentu sudah mengetahui bahwa ilmu pengetahuan merupakan kumpulan konsep, prinsip, hokum, dan teori yang dibuat melalu serangkaian aktivitas ilmiah. Bagaimana sifat atau ciri suatu imu pengetahuan ? suatu pengetahuan sanggup disebut sebagai ilmu apabila memenuhi syarat atau ciri-ciri sebagai berikut :

a.       Memiliki objek kajian
suatu ilmu harus mempunyai objek kajian, pola ilmu matematika mempunyai objek kajian berupa angka-angka, ilmu kimia memilik objek kajian berupa zat-zat beserta sifatnya.

b.      Memiliki metode
Pengembangan ilmu pengetahuan tidak sanggup dilakukan secara asal-asalan, tetapi mengguakan cara atau metode tertentu. Metode yang dipakai itu bersifat baku dan sanggup dilakukan oleh siapapun.

c.       Bersifat sistematis
Dalam biologi, bila tidak akan mempelajari wacana sel, maka materi yang akan kita pelajari perlu mendapat dukungan materi lain, contohnya wacana jaringan, organ, sistem organ, dan individu. Demikian pula sebaliknya, sehingga pengetahuan-pengetahuan itu tidak bertolak belakang. Ilmu pengetahuan bersifat sistematis yakni bahwa sebuah pengetahuan harus mempunyai kekerabatan ketergantungan dan teratur, dihentikan ada unsur-unsur yang saling bertolak belakang.

d.      Bersifat universal
Apakah yang dimaksud dengan universal ?  ? Coba anda ingat kembali wacana materi reproduksi yang terjadi pada makhluk hidup! Reproduksi seksual selalu dimulai dengan adanya pertemuan antara sperma dan sel telur. Anda pikirkan apakah hal ini berlaku untuk semua jenis makhluk hidup? Jika benar, berarti ilmu itu berlaku secara umum atau bersifat universal. Jadi, kebenaran yang disampaikan oleh ilmu harus berlaku secara umum.

e.      Bersifat objektif
Bagaiman bila kau tidak bersifat objektif ? Dapatkah ilmu itu dimanfaatkan untuk kesejahteraan insan ? Sebuah ilmu harus menggambarkan keadaan secara apa adanya, yaitu mengandung data dan pernyataan yang bekerjsama (bersifat jujur), bebas dari prasangka, kepentingan dan kesukaan pribadi.

Saat ini ilmu biologi sudah mengalami perkembangan yang luar biasa. Telah disebutkan diawal artikel bahwa pada ketika terjadi insiden bom bali, untuk mengungkap identitas pekalu peledakan bom tidak bisa dilakukan dengan memakai sidik jari alasannya yakni badan pelaku peledakan juga ikut hancur.

Untuk mengetahui identitas pelaku hanya sanggup dipakai dengan satu cara, yaitu dengan memakai tes DNA yang berasal dari serpihan badan pelaku peledakan yang kemudian dicocokka dengan DNA orang tuanya.

f.        Bersifat analitis
Kajian suatu ilmu sanggup terbagi-bagi menjadi cuilan yang lebih rinci guna memahami banyak sekali hubungan, sifat, serta peranan dari bagian-bagian tersebut.

g.       Bersifat verifikatif
Suatu ilmu mengarah pada tercapainya suatu kebenaran. Misalnya, teori wacana generatio spontanea, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang sudah diyakini kebenarannya, tetapi alhasil teori itu digugurkan dengan teori biogenesis, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga. Akhirnya teori ini diyakini kebenarannya hingga sekarang.

Coba anda pikirkan, apakah suatu konsep yang diperoleh hanya dengan mengira-ngira atau menerka saja dan hasilnya berupa pendapat atau asumsi sanggup juga disebut sebagai ilmu?
–  Objek kajian biologi

Sekarang anda sudah memahami wacana ilmu pengetahuan serta sifat-sifatnya. Biologi merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan. Ilmu biologi seiring pula disebut sebagai ilmu hayat, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari wacana makhluk hidup.

Objek kajian biologi mencakup manusia, tumbuhan, serta mikroorganisme yang sanggup dilihat dengan mata telanjang maupun dengan memakai proteksi alas, contohnya mikroskop. Jika anda mengamati dengan mata telanjang, kesan apa yang anda peroleh dari suatu objek ? anda hanya sanggup mengamati wacana warna, bentuk, wujud, serta ukuran objek. Seperi berat benda, rasa, bau, suhu berangasan halus, bunyi atau bunyi dan sifat lainnya, sehingga alat indera insan mempunyai keterbatasan untuk mengamatinya.

Jika anda mengamati jasad renik atau melihat benda yang jaraknya sangat jauh, apakah anda bisa mengamati dengan mata telanjang ? Tentu saja tidak, anda memerlukan bantuan, ibarat mikrosko atau teleskop.

Seiring dengan berkembangnya macam-macam ilmu pengetahuan, biologi sebagai ilmu pengetahuan alam juga berkembang, sehingga objek kajian imu biologi semakin banyak . Para ilmuwam tidak sanggup lagi mempelajari secara mendalam seluruh kajian biologi sebagai satu objek studi yang akan dipelajari. Bedasarkan hal itu, maka ilmu biologi memilik cabang ilmu spesifik dan objek kajian yang semakin khusus untuk memudahkan cara pembelajarannya, mengingat pada umunya seorang hanya bisa mendalami salah satu cabang ilmu. Ibarat pohon, ilmu biologi mempunyai cabang-cabang sebagai berikut :

Anatomi  yakni Ilmu yang mempelajari wacana bagian-bagian struktur tubu dalam makhluk hidup.
Agronomi yakni ilmu yang mempelajari wacana tumbuhan budidaya
Andrologi yakni ilmu yang mempelajari wacana macam hormon dan kelainan reproduksi pria
Algologi yakni ilmu yang mempelajari wacana alga/ganggang
botani yakni Ilmu yang mempelajari wacana bakteri
Bakteriologi yakni ilmu yang mempelajari tentan bakteri
Biologi molekuler yakni Ilmu yang mempelajari wacana kajian biologi pada tingkat molekul.
Bioteknologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu yang mencakup proses biokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk materi pangan dan peningkatan kesejahteraan manusia
Ekologi  yakni Ilmuyang mempelajari wacana kekerabatan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan
Embriologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana perkembangan Embrio
Entomologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana serangga
Evolusi yakni Ilmu yang mempelajari wacana perubahan struktur badan makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama
Epidemiologi yakni ilmu yang mempelajari wacana penularan penyakit
Eugenetika yakni Ilmu yang mempelajari wacana aturan pewarisan sifat
Endokrionologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana hormon
Enzimologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana enzim
Fisiologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana Faal ( Fungsi kerja ) organ tubuh
Fisioterap yakni Ilmu yang mempelajari wacana pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
Farmakologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana obat-obatan
Genetika yakni Ilmu yang mempelajari wacana pewarisan sifat
Histologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana jaringan
Higiene yakni Ilmu yang mempelajari wacana pemeliharaan kesehatanmakhluk hidup
Imunologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana sistem kekebalan ( IMUN) tubuh
Ichtiologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana ikan
Karsinologi yakni ilmu yang mempelajari wacana Crustacea
Klimatologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana iklim
Limnologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana perairan mengalir.
Mikrobiologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana mikroorganisme
Malakologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana moluska
Morfologi yakni ilmu yang mempelajari wacana bentuk atau ciri luar organisme
Organologi yakni ilmu yang mempelajari wacana organ
Onthogeni adalh Ilmu yang mempelajari wacana perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa.
Ornitologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana burung
Phylogeni yakni Ilmu yang mempelajri wacana perkembangan makhluk hidup
Patologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana penyakit dan pengaruhnya bagi manusia
Palaentologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana fosil
Parasitologi yakni ilmu yang mempelajari wacana makhluk parasit
Protozoologi yakni ilmu yang mempelajari wacana prozoa
Sanitasi yakni ilmu yang mempelajari wacana kesehatan lingkungan
Sitologi yakni ilmu yang mempelajari wacana sel
Taksonomi yakni Ilmu yang mempelajari wacana penggolongan makhluk hidup
Teratologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana cacat jani dalam kandungan
Virologi yakni Ilmu yang mempelajari wacana virus
Zoologi yakni ilmu yang mempelajari wacana hewan

– Metode Dalam Ilmu biologi
Pernahkah anda berpikir, mengapa para ilmuwan bisa menemukan teori atau aturan dalam ilmu pengetahuan? Sebenarnya, mereka bukan orang-orang yang super, tetapi mereka mempunyai kelebihan dalam hal ketekunan, kerajinan, serta tida gampang merasa putus asa. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan saja, tetapi harus didukung dengan kerja keras dan ketekunan sehingga sanggup diperoleh suatu keberhasilan.
Para ilmuwan tersebut bekerja secara sistematis, tekun, teliti dan disipili. Metode apakah yang dipakai para ilmuwan tersebut ? Langkah-langkah metode ilmiah yang dipakai ilmuwan sehingga berhasil menemukan suatu ilmu yakni sebagai berikut :
a. menemukan dan merumuskan masalah
b.  merumuskan hipotesis ( menyusun dugaan sementara )
c. merancang eksperimen untuk merancang hipotesis
d. melaksanakan percobaan.
e. mengadakan observasi atau pengumpulan data.
f. menarik kesimpulan
g. menguji kesimpulan dengan eksperimen lain
h. merumuskan hukup, konsep atau prinsip
Bagaimana cara mempelajari ilmu biologi ? apakah anda harus belajar  dengan pendekatan fakta, yaitu dengan cara menghafalkan nama, definisi, dan gambar ? apakah dengan cara hafalan, data-data tersebut gampang untuk dilupakan. Bagaiama bila mencar ilmu dengan pendekatan konsep ? pendekatan secara konsep merupakan pendekatan dua fakta atau lebih yang membentuk satu pengertian. Cara mencar ilmu ini masih kurang baik, alasannya yakni masih banyak fakta dan anda masih lebih banyak bertindak pasif dan belum berupaya sendiri.
Kegiatan untuk mempelajari biologi sebaiknya dengan melaksanakan pendekatan proses alasannya yakni anda kana mendapat fakta atau konsep sendiri. Belajar ibarat ini akan sanggup bertahan dalam waktu yang usang dan sanggup membentuk perilaku serta keterampilan ilmiah, Seperti yang dilakukan ilmuwan terdahulu. Contohnya, mendel dalam menemukan ilmu pengetahuan. Apabila anda mencar ilmu dengan melaksanakan keterampilan proses, yaitu mencakup aktivitas observasi, menggolongkan, menafsirkan, memperikirakan, mengajukan pertanyaan, dan mengidentifikasi variabel, maka anda akan menemukan ilmu itu sendiri. Berikut langkah-langkah dalam mencar ilmu dengan pendekatan proses.

 Tag : Biologi Sebagai Ilmu. Biologi Sebagai Ilmu. Biologi Sebagai Ilmu.Biologi Sebagai Ilmu Biologi Sebagai Ilmu, , Biologi Sebagai Ilmu Biologi Sebagai Ilmu Biologi Sebagai Ilmu Biologi Sebagai Ilmu Biologi Sebagai Ilmu Biologi Sebagai Ilmu, Biologi Sebagai Ilmu Biologi Sebagai Ilmu,