Bagaimana Kabar Insan Ketika Matahari Hadir Dari Barat?

0
26
Matahari terbit dari barat hanya sekali. Menurut chanel Youtube yang bernama “Nasihat baik”, bumi akan gelap gulita, Malam terjadi selama 3 hari berturut-turut.
Pada malam yang panjang itu, seluruh Al-qur’an di bumi ditarik oleh Allah. Dan yang hapal Ayat-ayat suci Al-qur’an juga ditarik oleh Allah seluruhnya.
Lantas, bagaimana keadaan insan ketika itu?
 Matahari terbit dari barat hanya sekali Bagaimana kabar insan ketika matahari hadir dari barat?
Sumber Foto : http://khazanaht7.blogspot.co.id
Besoknya, ketika matahari hadir dari barat. Manusia berlomba-lomba ingin bertaubat. Sayangnya, pintu taubat sudah Allah tutup. Walaupun insan ingin mengucap syahadat, Allah sudah tidak lagi menerimanya. Karena semua sudah terlambat.
Kalian pada ketika itu, kata Rasulullah, akan mengejar Al-qur’an, mushaf-mushaf yang ada untuk menambah Amal shaleh. Terlambat, Al-qur’an pada ketika itu hanya tinggal lembaran-lembaran kertas putih yang tidak ada tulisannya.
Saat itu, insan tahu akan Surat Al-Qur’an, tapi lupa akan bacaanya.
 Matahari terbit dari barat hanya sekali Bagaimana kabar insan ketika matahari hadir dari barat?
Sumber Foto : absfreepic.com
Matahari terbit dari sebelah barat, hanya setengah hari saja. Kemudian, matahari bergerak lagi ke sebelah barat karam menyerupai biasanya.
Besoknya, matahari hadir menyerupai biasa ialah dari sebelah timur. Ketika datangnya waktu dhuha, terjadi tanda besar selesai zaman yang keenam ; Binatang raksasa keluar dari perut bumi dari 3 kawasan yang berbeda dan 3 waktu yang berbeda. Binatang ini berkaki banyak dan memiliki tangan banyak. Namun hewan ini ramah, dan sanggup berbicara dengan manusia. Binatang ini membawa tongkat nabi musa dan cincin nabi sulaiman.
 Matahari terbit dari barat hanya sekali Bagaimana kabar insan ketika matahari hadir dari barat?
Sumber Ilustrasi Foto : Aktual.com
Dimanapun insan yang masih hidup ditemukan, hewan ini sanggup membedakan yang mana insan beriman dan tidak. Kalau bertemu dengan insan yang beriman, cincin nabi sulaiman disentuhkan ke wajahnya, wajah itupun menjadi higienis dan bersinar. Sebaliknya, bila bertemu dengan orang kafir, ujung tongkat nabi musa diketukkan ke kepala orang tersebut, kemudian menghitamlah wajahnya dan jelek rupa. Saat itu, antara orang beriman dan kafir saling menjaga dan hidup rukun.
Demikian keadaan insan ketika matahari hadir dari barat. Semoga kita semua sanggup menjadi manusia-manusia yang beruntung tatkala hari itu terjadi.