Aspek – Aspek Tujuan Pendidikan Islam

0
11
Aspek – aspek  Dalam Tujuan Pendidikan Islam — Omar Muhammad Al-Taoumy Al-Syaibani mengemukakan definisi secara sederhana mengenai konsep tujuan pendidikan. Tujuan Pendidikan yakni perubahan-perubahan yang ingin dicapai melalui perjuangan proses pendidikan baik pada tingkah laris individu dan kehidupan pribadinya atau pada kehidupan masyarakat dan pada alam sekitarnya, atau pada proses pendidikan dan pengajaran itu sendiri sebagai suatu acara asasi dan sebagai proporsi di antara profesi-profesi asasi dalam masyarakat. (Al-Toumy Al-Syaibani, 399)  Sehubungan hal itulah maka perubahan yang diinginkan dalam tujuan pendidikan menyangkut tiga bidang asasi yaitu:

  1. Tujuan-tujuan individual yang berkaitan dengan individu-individu, pelajaran (learning) dan dengan pribadi-pribadi mereka, dan apa yang berkaitan dengan individu-individu tersebut pada perubahan yang diinginkan pada tingkah laku, acara dan pencapainnya, dan pada pertumbuhan yang diingini pada eksklusif mereka pada kehidupan dunia dan akhirat
  2. Tujuan sosial yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat sebagai keseluruhan, dengan tingkah laris masyarakat umumnya, dan dengan apa yang dikaitkan dengan kehidupan ini wacana perubahan yang diingini dan pertumbuhan, memperkaya pengalaman dan kemajuan yang diinginkan;
  3. Tujuan-tujuan profesional yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran sebagai ilmu, sebagai seni, sebagai profesi, dan sebagai suatu acara di antara aktivitasaktivitas masyarakat. 
 

Dengan demikian, sanggup dipahami bahwa tujuan pendidikan Islam sanggup dilihat dari aspek tujuan individual, tujuan sosial dan tujuan profesional yang kesemuanya merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi dan memiliki korelasi dalam membina dan berbagi insan dan masyarakat yang diperlukan sesuai dengan  anutan Islam. Tujuan-tujuan ini akan saling menunjang dan fungsional dalam kehidupan dalam kehidupan seseorang yang memperoleh pendidikan dalam kehidupannya. Persoalan tujuan pendidikan Islam ini juga dikemukakan Imam Syaii’ie bahwa dalam pendidikan Islam sekurang-kurangnya ada tiga tujuan perubahan yang diinginkan yaitu :

  1. Tujuan individual, yang berkaitan dengan perubahan tingkah laris yang ingin dicapai dalam aktivitasnya untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat,
  2. Tujuan yang bersifat sosial, yang berkaitan dengan perubahan tingkah laris dalam kehidupan masyarakat, dan
  3. Tujuan profesional, yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran sebagai ilmu dan sebagai profesi. (Syafi’i : 92)

Dengan demikian, sanggup dipahami bahwa dilihat dari aspek-aspek pendidikan Islam terdiri dari tujuan individual, tujuan sosial, dan tujuan profesional yang satu sama lain saling bersinggungan dalam menunjang dan melengkapi upaya pencapaian tujuannya.

  1. Tujuan individual yang sasarannya pada sumbangan kemampuan individual untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah diinternalisasikan ke dalam eksklusif berupa moral, intelektual dan skill.
  2. Tujuan sosial yang sasarannya pada sumbangan kemampuan pengamalan nilai-nilai ke dalam kehidupan sosial, interpersonal, dan interaksional dengan orang lain dalam masyarakat.
  3. Tujuan susila yang bersasaran pada sumbangan kemampuan untuk berperilaku sesuai dengan tuntutan susila atas dorongan motivasi yang bersumber pada agama ( teogenetis), dorongan sosial (sosiogenetis) dan dorongan biologis (biogenetis).
  4. Tujuan profesional yang bersasaran pada sumbangan kemampuan untuk mengamalkan keahliannya, sesuai dengan kompetisi.

Judul Buku : Pendidikan Berparadigma  Profetik
Penulis : Moh. Shofwan
Hal : 67 – 69