Alasan Ketiak Dan Telapak Kaki Sensitif Kalau Digelitik

0
10

Ketiak dan telapak kaki hampir sebagian besar orang menjadi bab badan yang paling tidak tahan geli.

Kenapa dua bab ini paling sensitif dan tidak tahan jikalau digelitik atau disentuh?

Beberapa orang mungkin mempunyai bab sensitif yang berbeda, alasannya ialah pada titik tersebut menghasilkan refleks geli dengan derajat yang bervariasi atau bahkan tidak sama sekali. Seseorang mungkin mempunyai kawasan sensitif dimana orang lain tidak mencicipi apapun.
Telapak kaki dan ketiak merupakan dua kawasan dalam badan yang paling sensitif bagi kebanyakan orang.

Hal ini alasannya ialah pada telapak kaki mempunyai konsentrasi Meissner’s corpuscles yang lebih tinggi. Ujung dari saraf ini akan menciptakan telapak kaki mempunyai kadar geli yang lebih tinggi daripada bab badan lainnya, menyerupai dikutip dari health.

Biasanya tempat yang paling geli ialah tempat yang sangat rentan terhadap serangan, setidaknya di sekitar bab atas tubuh.

Pada bab ketiak mengandung pembuluh darah dan arteri, serta memungkinkan jalan masuk leluasa ke jantung alasannya ialah tulang rusuk kandang tidak lagi memperlihatkan donasi kepada rongga dada di sekitar ketiak.

Hal yang sama juga berlaku pada bab badan yang geli lainnya menyerupai leher. Karena tidak ada donasi dari tulang, maka secara otomatis seseorang akan bereaksi ketika kawasan tersebut disentuh oleh orang lain. Sebagai tambahan, saraf reseptor yang bersahabat dengan permukaan kulit akan menciptakan sensitifitasnya makin tinggi.

Selain itu, leher juga mengandung bagian-bagian penting. Seperti karotid yang akan memasok darah ke otak serta batang leher yang membawa udara ke paru-paru juga terletak dibagian depan leher.

Peneliti juga memperlihatkan bahwa cerebellum (otak kecil), yang merespons sentuhan akan memperlihatkan acara yang lebih ketika diberi sentuhan yang mendadak dibandingkan dengan sesuatu yang telah diantisipasi. Jika otak sudah dapat mengenali sentuhan yang akan datang, hal ini akan menciptakan saraf respons tidak terlalu intens. Makanya seseorang tidak akan pernah berhasil menggelitik diri sendiri.

Seseorang yang tertawa ketika digelitik dipengaruhi oleh faktor sosial, alasannya ialah orang akan tertawa jikalau yang melaksanakan sentuhan tersebut ialah seseorang yang bersahabat atau sudah merasa nyaman satu sama lain menyerupai orang tua, sahabat, atau teman. Namun, jikalau yang melakukannya ialah orang lain, responsnya bukan tertawa tapi dapat saja menjadi murka .


courtesy : ilmu pengetahuan (fb)