13 Hal Absurd Wacana Hutan Bunuh Diri Di Jepang, Aokigahara!

0
7
SegalaFakta.id – Di sebelah barat maritim Gunung Fuji yang megah Terdapat Aokigahara, hutan yang sangat lebat dengan dedaunan yang dikenal sebagai Sea of Trees. Tapi itu yaitu hutan sejarah Jepang mengerikan yang menciptakan hutan ini menjadi lokasi yang pas untuk film horor angker The Forest. Pengunjung yang tidak terhitung telah menentukan tempat ini, yang populer dengan nama The Suicide Forest, sebagai tempat untuk ketika terakhir mereka, berjalan tanpa niat untuk kembali lagi. Inilah beberapa kebenaran mengerikan dan dongeng angker yang menempa reputasi jelek Aokigahara.

Baca Juga artikel sebelumnya : 15 Blogger Produktif Teratas yang sanggup Anda Pelajari dari Mereka

 Di sebelah barat maritim Gunung Fuji yang megah Terdapat Aokigahara 13 Hal Aneh Tentang Hutan Bunuh Diri di Jepang, AOKIGAHARA!
13 Hal Aneh Tentang Hutan Bunuh Diri di Jepang, AOKIGAHARA!

1. AOKIGAHARA ADALAH SALAH SATU TUJUAN BUNUH DIRI PALING POPULER DI DUNIA.

 Di sebelah barat maritim Gunung Fuji yang megah Terdapat Aokigahara 13 Hal Aneh Tentang Hutan Bunuh Diri di Jepang, AOKIGAHARA!
13 Hal Aneh Tentang Hutan Bunuh Diri di Jepang, AOKIGAHARA!

Statistik perihal tingkat bunuh diri Aokigahara bervariasi, sebagian lantaran hutan sangat subur sehingga beberapa mayat sanggup ditemukan bertahun-tahun atau mungkin akan hilang selamanya. Namun, beberapa taksiran mengklaim sebanyak 100 orang setahun telah berhasil bunuh diri di sana.
2. JEPANG MEMILIKI TRADISI PANJANG BUNUH DIRI


Kematian yang ditimbulkan sendiri tidak membawa stigma yang sama di negara ini ibarat pada orang lain. Seppuku – ritual bunuh diri samurai dianggap terhormat – berasal dari kala feodal Jepang. Dan sementara praktiknya tidak lagi menjadi norma, ia telah meninggalkan bekas. “Rompi budaya seppuku sanggup dilihat hari ini dalam cara bunuh diri dipandang sebagai cara untuk bertanggung jawab,” kata Yoshinori Cho, penulis buku Why Do People Commit Suicide? Dan eksekutif departemen psikiatri di Universitas Teikyo di Kawasaki, Kanagawa.
3. JEPANG MENJADI SALAH SATU NEGARA YANG MEMILIKI TINGKAT BUNUH DIRI TERTINGGI DI DUNIA.

Krisis keuangan global tahun 2008 menciptakan keadaan menjadi lebih buruk, mengakibatkan 2.645 tercatat melaksanakan bunuh diri pada bulan Januari 2009, meningkat 15 persen dari tahun sebelumnya. Angka tersebut mencapai puncaknya pada bulan Maret, final tahun keuangan Jepang. Pada 2011, eksekutif eksekutif hotline pencegahan bunuh diri menyampaikan kepada Jepang Times, “Penelepon paling sering mengutip duduk kasus kesehatan mental dan keluarga lantaran alasan untuk merenungkan bunuh diri. Tapi dibalik itu ada duduk kasus lain, ibarat duduk kasus keuangan atau kehilangan pekerjaan. “
4. MULAI MEMPERHATIKAN BUNUH DIRI
Karena tingkat bunuh diri yang tinggi, pemerintah Jepang memberlakukan rencana tindakan yang bertujuan untuk mengurangi tingkat sebesar 20 persen dalam tujuh tahun ke depan. Sebagian dari tindakan ini termasuk menempatkan kamera keamanan di pintu masuk Hutan Bunuh diri dan meningkatkan patroli. Konselor dan polisi bunuh diri juga telah memasang gejala di banyak sekali jalan di seluruh hutan yang menunjukkan pesan ibarat “Pikirkan baik-baik perihal belum dewasa Anda, keluarga Anda” dan “Hidup Anda yaitu hadiah berharga dari orang renta Anda.”
5. ITU BENAR-BENAR ANEH
Selain reputasi buruk, ini bukan tempat untuk berjalan-jalan santai. Pohon-pohon hutan secara organik berputar dan berkeliling, akar mereka berkelok-kelok melintasi lantai hutan dengan benang-benang. Karena letaknya di dasar gunung, tanahnya tidak rata, berbatu, dan berlubang dengan ratusan gua. Tapi yang lebih mengerikan yaitu keheningannya yang tidak biasa; Pohon-pohon itu terlalu kencang untuk angin hingga jarang sekali ada binatang disana. Seorang pengunjung menggambarkan keheningan itu sebagai “jurang kekosongan.” Dia menambahkan, “Saya tidak sanggup cukup menekankan tidak adanya suara. Napasku terdengar ibarat raungan.”
6. KEMATIAN KARENA OVERDOSIS ADALAH METODE PALING POPULER BUNUH DIRI DILUAR HUTAN
7.  NOVELIS KEGELAPAN
Pada tahun 1960, penulis Jepang Seichō Matsumoto merilis novel tragis Kuroi Jukai, di mana kekasih yang patah hati Masuk ke Lautan Pohon untuk mengakhiri hidupnya. Citra romantis ini telah menerangkan dampak yang menyeramkan terhadap budaya Jepang. Juga, dilingkarkan ke dalam pengetahuan ini: The Complete Suicide Manual, yang menggandakan Aokigahara “tempat yang tepat untuk mati.” Buku ini telah ditemukan di antara barang-barang terlantar Di hutan Bunuh diri.
8. ARWAH YANG MEMIKAT PENGUNJUNG
Ada yang percaya hantu-atau yurei-dari mereka yang ditinggalkan oleh ubasute dan Aura menyedihkan dari orang-orang bunuh diri yang tertinggal di hutan. Cerita rakyat mengklaim bahwa mereka sangat  menyimpan dendam, berdedikasi untuk menyiksa pengunjung dan memikat mereka yang murung dan kehilangan jalan untuk melaksanakan bunuh diri di sana.
9. PENCARIAN TAHUNAN TELAH DITANDATANGANI SEJAK 1970.
Ada relawan yang melaksanakan patroli di tempat tersebut, melaksanakan upaya intervensi. Namun, perjuangan tahunan ini tidak dimaksudkan untuk menyelamatkan orang, tapi memulihkan mayat mereka. Polisi dan sukarelawan melaksanakan perjalanan melintasi Lautan Pohon untuk membawa mayat kembali ke peradaban untuk penguburan yang tepat. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Jepang telah menolak untuk melepaskan jumlah mayat yang ditemukan dari pencarian mengerikan ini. Tapi di awal tahun 2000an, 70 hingga 100 orang ditemukan setiap tahun.
10. BOLEH BERKEMAH DI HUTAN AOKIGAHARA
Berkemah diperbolehkan di tempat tersebut namun pengunjung yang membawa tenda diyakini tidak yakin perihal perjuangan bunuh diri mereka. Beberapa akan berkemah berhari-hari, memperdebatkan nasib mereka. Orang-orang yang melaksanakan patroli pencegahan akan berbicara dengan lembut dengan orang-orang tersebut, memintanya untuk meninggalkan hutan.
11. MENGGUNAKAN PITA PLASTIK AGAR TIDAKT TERSESAT
Relawan yang mencari Mayat di tempat tersebut biasanya menandai jalan mereka dengan pita plastik sehingga mereka sanggup mengelilingi pohon di labirin berdaun ini. Jika tidak, mereka sanggup dengan gampang tersesat sesudah meninggalkan jalan dan sanggup hilang di dalam hutan.
12. ANDA MUNGKIN TIDAK DAPAT MENELPON  MEREKA YANG BERADA DI DALAM HUTAN BUNUH DIRI AOKIGAHARA.
Kaya dengan besi magnet, tanah Hutan Bunuh Diri memainkan malapetaka pada layanan ponsel, sistem GPS, dan bahkan kompas. Inilah sebabnya mengapa kaset sanggup sangat penting. Tapi ada yang percaya fitur ini yaitu bukti setan dalam kegelapan.
13. Berani Datang Ke sini? Ikutilah Tanda-tandanya

Internet dipenuhi dengan gambar-gambar yang mengerikan  dari Hutan bunuh diri, mayat-mayat dan tulang-tulang berserakan, ataupun menggantung. Makara bila Anda berani masuk ke hutan yang terlarang ini, Ikuti ibarat yang disarankan oleh tanda dan tetaplah berada di jalan.

Baca Juga : Kisah yamato dari Hutan Aokigahara Tempat Bunuh Diri No.1 di Jepang

VIDEO :